Jumat, 18 Maret 2011

Sebatas Arah


Hal yang ku maklumi
Ketika daun enggan bersemayam pada ranting
Begitu pula mencintaimu
yang syarat akan keraguan
tak terabaikan

Sayang
Ragaku dekat dengan jiwamu
Jiwaku semakin paham
Takkan bisa memiliki ragamu
Akal hanya menengadah
Bahwa itu semu belaka

Tersentak
Bimbang menoreh memar
Dilema membekas luka
Kamu
Adalah syarat atas keyakinanku
Untuk mencintaimu

Aku
Pelangimu yang enggan menitih di awan petang
Kamu
Bintang bercahaya terang di hatiku
Hanya untuk sebatas merangkul malam

Cinta ku
Tenggelam pada asmaramu
Hati ku
Hanyut akan arus dekapanmu
Air mata
mengiringi kepedihan kita
Ternyata
Hanya sebatas arah

Selasa, 01 Februari 2011

a Marvellous February


Can't read my,
Can't read my
No he can't read my poker face
(she's got me like nobody)
Can't read my
Can't read my
No he can't read my poker face
(she's got me like nobody)

P-p-p-poker face, p-p-poker face
(Mum mum mum mah)
P-p-p-poker face, p-p-poker face
(Mum mum mum mah)

I won't tell you that I love you
Kiss or hug you
Cause I'm bluffin' with my muffin
I'm not lying I'm just stunnin' with my love-glue-gunning
Just like a chick in the casino
Take your bank before I pay you out
I promise this, promise this
Check this hand cause I'm marvellous


Berangan menjadi suatu harapan agung
Berlebih di matanya
Tetapi
Menjadi sesal olehnya

Berjanji menjadi relungan hati
Tetapi
Kau tak bersandar di pelabuhan cintaku
Apakah kau mengikuti arus itu ?

Rasa ini gugur menjadi lapuk
Tak membekas
Tak tersentuh
Terabaikan

Terbuang menjadi tebal dirasa
Tak lagi melihat
Tak lagi mendengar
Tak lagi merasa

Tetapi
Terasa lebih hidup
Lebih nyata
Tanpamu

Umur meninggi
Menjadi emas tak berkarat
Tapi aku terlihat elegan
Tak bernilai

Senin, 31 Januari 2011

memories #app


Malam ini menjadi ikrar
Tanpamu
Aku tegar
Tanpamu
Bukan jadi halangan
Titisan goresan serupa lukisan agung

Kubisikkan seberkas rindu kepadamu
Menerjang angin
Larut dalam kesendirian
Hangat
Tak didengar

Terhentak rindu
Tersadar
Diam menjelma keyakinan
Senyum
Lanjut dalam pelukan hati selir

Pagi
Ungkap rahasia malam
Ilusi sebatas bayang
Harapan sebuah tonggakan
Embun tanda angan-angan
Kamu
Uap bersama sinar yang hangat

Di sudut ruang hati
Terjun ke dasar rindu
Mata membisu
Mulut membuta
Apakah ini sebuah lintasan fana ?
Terjal tak meng-ujung

Minggu, 23 Januari 2011

memories #app

Masih ku ingat lekuk tubuh mu
Meninggi birahi
Linu jatuh dipelupuk lidahmu
Kamu
Hangat
Dekapanmu ♥

Malam itu
Desir angin menjadi saksi
Peradaban menjadi milik kita berdua
Hembusan pasir menutupi angan-angan dosa

Rahasia malam itu
Jangan terdengar oleh darah
Mengalir dan meninggi
Riuk hati tak kuasa merendah
Sadar tak di ujung

Satu hati
Luas
Dalam
Tulus
Kamu
Samudera jiwa tak pernah peluk raga
Pilihan roh tak pernah salah

Pertemuan papila
Gesekan pori
Gulatan nafas
Dentuman nadi
Saksi
Hati kian perih

Kamis, 02 September 2010

F-R-A-N-T-I-C and E-X-H-A-U-S-T-E-D

Dirasa sebuah keputusan sudah tepat, banyak terjadi ketidaksepakatan hati untuk menjalankannya. Banyak kebimbangan yang menggeluti setiap keyakinan hati dalam menjalankan apa yang harus dijalankan, yang terjadi hanya sebuah ketidakmaksimalan dalam melangkah.

Tak tahu harus kesiapa lagi harus mengadu tentang kegundahan hati ini. tak ingin menceritakan hal ini kepada orang yang saya cintai, begitu pedih rasanya melihat mereka kecewa dalam pengharapan yang besar. Sudah membekas air mata ini di pipi karena aku menangis dalam kesungguhan. tak satupun alasan yang membuat aku berhenti menangis, selain hanya tak ingin mereka kecewa terhadapaku. Meraka begitu sangat emosi, sangat kecewa, sangat sedih, sangat tak bersimpati, akupun sangat memakluminya. karena memang ini semua adalah salahku.

Tapi ...

Bulan Ramadhan ini, sungguh aku berserah diri kepada Allah SWT. Di dalam kekalutanku yang kian menjadi selimut hati. Aku tak marah ya Allah atas mengapa Engkau tak segera membalas doa-doaku, karena aku masih belum yakin apa Engkau sungguh tak mendengar umat-Mu yang begitu hina ini atau Engkau sudah membalas doa-doaku dengan cara yang tak kuketahui. Semua kuserahkan kepada-Mu ya Allah. Aku hanya bisa berdoa kepada-Mu dengan tulus ikhlas ya Allah, karena aku telah sungguh berharap kepada-Mu ya Allah.

Aku sudah menjadi pengkhianat besar dalam keluargaku, karena aku tak pernah cerita masalahku dengan keluargaku. aku melihat kekecewaan mereka di hadapanku. dan itu sungguh membuatku perih. aku percaya memang sebuah komunikasi dalam keluarga sungguh sangatlah penting. Akhirnya aku mengerti, apa salahku yang membuat aku begitu tersiksa di keluargaku. Karena hanya keluargalah yang suatu saat ini kita akan kembali. Mereka sangat menerima kita dengan apa adanya, jangan sekali-kali mengumpat hal yang tak cocok dengan perasaan kita. Karena mereka tau apa yang terbaik untuk kita, tapi hanya Allah Sang Pencipta yang tahu apa yang kita perlukan bukan yang kita inginkan.

Tetaplah Tegar Dalam Setiap Kehilangan,Sabar Dalam Kemarahan,Mengalah Dalam Kesakitan Dan terus Bersyukur Dalam Setiap Kebahagiaan.

AKU HARUS SEMANGAT !!!
AKU HARUS SEMANGAT !!!
AKU HARUS SEMANGAT !!!

AKU TAK BOLEH MENGECEWAKAN MAMA PAPA ADEK KAKEK NENEK,
AKU TAK BOLEH MENGECEWAKAN SAUDARA-SAUDARAKU,
AKU TAK BOLEH MENGECEWAKAN TEMAN-TEMANKU DAN ORANG LAIN.

Wassalam.